Cara Menghilangkan Stres Dengan Mudah

Hello guys ketemu lagi dengan saya festriani claresta yang super kece wkwkwkk Kali ini aku bakal bagikan tips nih gimana caranya menghilangkan stress dengan cara yang sederhana dan mudah dilakukan.
menumpuknya tugas kuliah, pekerjaan banyak yang harus diselesaikan, belum lagi masalah yang selalu datang tentu kadang membuat pikiran kita kacau bahkan sampai stress. Nah kini untuk menghilangkan stress aku punya tips nih, silahan mencoba ya guys semoga bermanfaat......

 CARA MENGHILANGKAN STRES DENGAN MUDAH

1. Pasang senyum palsu

Walau terkesan sedikit memaksa, saran ini mungkin cukup baik sebagai cara kilat menghilangkan stres dan telah dibuktikan oleh sebuah penelitian di Psychological Science tahun 2012, dilansir dari Everyday Health. Memasang senyum di wajah Anda — jenis senyum penuh yang melibatkan otot-otot wajah sekitar mata — bahkan jika Anda berpura-pura, benar-benar dapat meningkatkan mood dan mengurangi stres ketika situasi sekitar membuat Anda merasa kewalahan. Tersenyum lebar menghasilkan perubahan dalam aktivitas otak yang berhubungan dengan suasana hati yang lebih bahagia.

2. Menari

Di hari-hari yang terasa berat, mengistirahatkan mental dan fisik dengan menari spontan dapat menjadi penyelamat mood buruk Anda. Mainkan lagu favorit Anda dan coba beberapa gerakan dansa konyol di kamar tidur atau bilik kamar mandi kantor (psstt.. pastikan pintu tertutup rapat agar tak ada yang memergoki Anda!). Menggerakkan tubuh, jejingkrakan, dan bernyanyi mengikuti irama adalah cara yang bagus untuk menghilangkan stress dari semua tumpukkan tekanan.
 3. Mencorat-coret

Gambar apapun, tulis apapun, corat-coret, curahkan isi hati Anda pada secarik kertas — tak peduli seberapa berseninya hasil “lukisan” Anda. Doodling alias menggambar dan corat-coret di atas kertas diyakini sebagai cara yang efektif untuk menenangkan pikiran yang semrawut saat berada di bawah tekanan dan melenyapkan kegugupan. Yang Anda butuhkan benar-benar hanya sebuah pulpen dan secarik kertas; lakukan di saat bosan terperangkap dalam rapat mingguan, sedang berbicara di telepon, atau saat Anda sedang menggemeratakkan gigi akibat dilanda cemas. Mencorat-coret mempromosikan relaksasi dan mengurangi ketegangan batik. Selain itu, doodling juga membantu meningkatkan fokus dan kreatifitas

 4. Minum jus jeruk dingin

Tidak hanya jus jeruk lezat dan bergizi, tapi minuman menyegarkan ini benar-benar dapat membuat Anda lebih tenang dan kembali fokus. Makanan dan minuman tinggi vitamin C, seperti jus jeruk, mampu secara fisiologis mengurangi stres dengan menurunkan kadar hormon stres, termasuk kortisol. Dua gelas jus jeruk setiap hari ampuh mengelola stress dan kecemasan anda.

5. Tertawa

Pasang serial sitkom favorit Anda, bermain dengan anak kecil tetangga sebelah rumah, cari lelucon lucu di internet, atau tonton video-video lucu, apa saja yang bisa membuat Anda tertawa dengan mudah!
Tertawa bukan hanya menunjukkan bahwa Anda sedang menikmati momen, tapi juga mengubah sistem dalah tubuh yang dapat mengurangi stres dalam jangka panjang. Tertawa mengurangi kadar hormon stres dalam tubuh, kortisol, dan sebagai gantinya melepaskan hormon bahagia, yaitu endorfin sehingga dapat mengubah cara pandang Anda terhadap hal-hal yang tadinya membuat Anda stres. Efek ini ternyata cukup tahan lama, lho! Perubahan mood akibat tertawa dapat berlangsung bahkan berjam-jam setelah apa yang menjadi bahan tertawaan Anda menghilang dari pandangan.

6. Pijat

Para ahli belum tahu pasti mengapa pijat membawa keajaiban bagi tubuh, tapi mereka tahu bahwa itu bisa terjadi. Studi menunjukkan pijat dapat mempercepat fungsi paru-paru pada penderita asma dan meningkatkan kekebalan tubuh pada pria dengan HIV. Studi juga menunjukkan pijat mungkin juga bermanfaat untuk menghilangkan stress. pijat juga dapat membantu meningkatkan citra tubuh positif.
 7. Menarik napas dalam-dalam
Mengambil napas dalam-dalam telah terbukti menurunkan kadar kortisol, yang dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan. Untuk memulai, duduk tenang di tempat yang sepi dan nyaman. Tutup mata Anda dan ambil napas melalui hidung. Kemudian, hirup dalam-dalam untuk dua hitungan. Tahan napas dalam satu hitungan, lalu buang napas perlahan, dalam empat hitungan. Selesaikan satu ronde dengan menahan nafas untuk hitungan satu.
Jaga pernapasan Anda tetap datar dan halus. Jika hitungan 2-4 terasa terlalu cepat panjangkan hitungan bernapas dalam 4 hitungan tarikan napas dan 6 hembusan keluar, atau 6 tarikan napas dalam dan 8 hitungan hela napas, dan sebagainya. Tetapi jika napas panjang justru semakin memicu kecemasan, jangan memaksa diri sendiri. Yang paling penting, lebih panjangkan hembusan napas keluar dari tarikan napas Anda, bukan panjang mutlak nafas. Atur timer dan bernapas dengan cara ini setidaknya selama lima menit agar Anda dapat melihat perbedaan dalam suasana hati Anda.
 8. Ibadah
Dr Roberta Lee, penulis The SuperStress Solution, dilansir dari Huffington Post, menulis: “Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang lebih banyak menggunakan agama atau spiritualitas mereka untuk menghadapi beratnya kehidupan. Mereka lebih mampu mengatasi stres, lebih cepat sembuh dari sakit, dan mereka mengalami peningkatan manfaat kesehatan dan kesejahteraan pribadi mereka. Pada tingkat intelektual, spiritualitas menghubungkan Anda ke dunia, yang pada gilirannya memungkinkan Anda untuk berhenti berusaha untuk mengontrol segala hal dengan tangan Anda sendiri. Ketika Anda merasa menjadi bagian dari satu kesatuan yang yang lebih besar, akan mudah untuk memahami bahwa Anda tidak bertanggung jawab atas segala sesuatu yang terjadi dalam hidup. “
Agama dan iman memberikan dukungan sosial, elemen konsisten kebahagiaan dan kesehatan yang baik. gereja biasa tidak hanya mendapatkan dukungan dari masyarakat mereka, tetapi mereka juga memberi dukungan kepada orang lain, dan aktivitas altruistik (mendahulukan orang lain tanpa ego) mempromosikan kesehatan yang lebih baik. Kedua, agama memperkuat sistem kepercayaan. Orang-orang merasa terikat dan bersatu ketika mereka berbagi pendapat dan keyakinan umum, bahkan saat bergosip sekalipun. Ketiga, agama dan spiritualitas memberikan apa yang orang tua atau atasan di tempat kerja tidak mampu: memberikan 10 aturan untuk dipatuhi.
Dan, meskipun Anda mungkin tidak menyukai peraturan yang ditetapkan pada Anda dan mencoba untuk melanggar beberapa, Anda senang aturan ini ada, karena, untuk sebagian besar, hidup Anda berjalan lebih lancar ketika Anda mengikuti aturan. Terakhir, iman memberikan makna pada peristiwa; memberikan orang harapan, peredam stres utama. Harapan, ungkap para dokter, adalah hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk tubuh Anda.
9. Hirup Udara Segar

Ketika stres mulai melanda, segeralah menyadarinya dan beranjak menghirup udara segar. Bertahan pada situasi dan posisi yang monotn tidak akan bisa mengatasi stres, justru akan semakin memburuk kondisi. Contohnya saja, ketika sedang mumet dengan pekerjaan yang numpuk namun Anda tetap mengerjakannya secara terpaksa agar cepat selesai. Padahal, hal tersebut hanya akan membuat hasil pekerjaan menjadi tidak baik. Untuk itu, pergilah keluar ruangan dan hirup udara segar walau sebentar. Sebab, udara segar dapat membantu menenangkan diri sehingga bisa kembali berpikir jernih.

10. Banyak Minum Air Putih

Banyak orang yang melampiaskan stresnya dengan meminum minuman yang mengandung alkohol seperti bir, anggur dan sebagainya. Mereka yang melakukan hal ini berpikir dengan minuman tersebut mampu menjadi ‘obat’ mujarab pengusir stres. Memang minuman tersebut bisa memberikan efek tenang, tapi hanyalah bersifat sementara. Ketika efek alkoholnya menghilang, maka stres akan kembali datang.

Saat kondisi tertekan, baiknya konsumsi banyak air putih justru lebih membantu mengurangi ketegangan. Tanpa disadari stres mengakibatkan cairan tubuh akan berkurang sehingga kondisi ini menimbulkan rasa letih pada tubuh. Oleh sebab itu, dengan meminum banyak air putih dapat mengatasi kondisi tubuh yang kekurangan cairan. Di saat cairan tubuh pulih kembali, maka rasa letih yang dirasakan akan mulai memudar, dengan begitu stres bisa teratasi.

11.  Meditasi

Beberapa pakar beranggapan bahwa meditasi merupakan salah satu cara yang ampuh mengatasi stres. Meditasi akan membantu seseorang memusatkan pikiran dan perasaan agar bisa berkonsentrasi dan relaksasi. Dengan begitu, pernapasan akan menjadi lebih teratur, detak jantung dan tekanan darah akan kembali normal. Kondisi ini tentu dapat menurunkan hormon stres sehingga tubuh menjadi lebih tenang. Menurut hasil penelitian, meditasi selama 15 menit bisa memberikan efek yang sama pada kebugaran tubuh seperti olahraga selama 1 jam.

12. Berolahraga

Mungkin Anda bertanya-tanya, bagaimana bisa orang stres malah disuruh olahraga? Jangan salah, dengan olahraga tak hanya bisa menyehatkan tubuh saja tetapi juga menguatkan jiwa. Stres merupakan salah satu bentuk dari gangguan emosional jiwa. Maka olahraga bisa menjadi pilihan untuk mengatasinya. Secara ilmiah dapat dijelaskan bahwa dengan berolahraga, tubuh akan meningkatkan produksi hormon endorphin yang mampu memberikan efek relaksasi pada pikiran. Selain itu, olahraga juga memobilisasi otot, mempercepat peredaran darah, dan membuka paru-paru untuk mengambil oksigen lebih banyak. Dengan demikian, kondisi tubuh menjadi stabil dan lebih sehat.

13. Hindari Makanan Berkarbohidrat Tinggi

 “Saat sedang stres, saya banyak makan.” Tak sedikit yang mengakui bahwa makan banyak merupakan cara menghilangkan stres. Sayangnya, konsumsi makanan terutama yang mengandung karbohidrat tinggi sangat tidak dianjurkan dalam kondisi apapun, termasuk saat sedang mengalami stres. Makanan berkarbohidrat tinggi memacu tingginya kadar insulin di dalam tubuh. Akibatnya, tubuh menjadi cepat lelah dan bad mood yang bisa saja menambah stres.

14. Istirahat yang Cukup

Saat tubuh lelah akan sulit mengendalikan tekanan yang dialami tubuh, apalagi mengatasi stres. Oleh sebab itu, jangan paksakan tubuh menjalani aktivitas yang padat secara terus-menerus. Tubuh yang lelah karena kurang istirahat dapat menyebabkan konsentrasi menurun dan tidak fokus menghadapi berbagai masalah yang sedang dialami. Istirahatkan tubuh dengan waktu tidur yang cukup, yaitu selama 7-8 jam sehari. Dengan aktivitas tidur atau istirahat yang cukup mampu meremajakan tubuh yang lelah sehingga ketika bangun tubuh dan pikiran akan terasa lebih segar kembali dan siap menjalani aktivitas di kemudian hari.

SUMBER :  https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/cara-unik-menghilangkan-stres/



 




Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lirik Lagu Mehayauge Terjemahan Bahasa Indonesia

PERJALANAN PENDIDIKAN NASIONAL

Mahasiswa KKN UNIMED Membuat pamplet protokol kesehatan 6 M dari bambu