Mahasiswa KKN UNIMED Membuat pamplet protokol kesehatan 6 M dari bambu
Mahasiswa KKN UNIMED Membuat pamplet protokol kesehatan 6 M dari bambu
Pandemi Covid-19 merupakan hal yang menyebabkan masalah di Indonesia, terutama di wilayah kabupaten samosir, kecamatan nainggolan, desa pasaran I. Mahasiswa KKN Universitas Negeri Medan memiliki program kerja, salah satunya dengan membuat Pamplet edukasi terkait pentingnya protokol kesehatan (6M). Pamplet tersebut diserahkan kepada kantor kelala desa.
Program Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Negeri Medan ini dilakukan secara berkelompok. Elinawati Ritonga, Ferstriani Claresta Nduru, dan Natasya Rahmi sebagai mahasiswa KKN menuturkan bahwa kegiatan membuat Pamplet pentingnya protokol kesehatan 6M tersebut bertujuan sebagai upaya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat setempat mengenai pencegahan terhadap Covid-19 melalui program 6M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, menhindari kerumunan, menjaga pola makan sehat) sesuai yang dianjurkan oleh pemerintah.
Salah satu masyarakat yang diberi sosialisasi menuturkan bahwa masyarakat disini masih ada yang belum menjalankan program 6M.
Beliau senang apabila ada yang bersosialisasi terkait pentingnya program 6M dalam pencegahan Covid-19, agar masyarakat yang lain bisa menerapkan program 6M dimanapun berada. Dengan begitu kita semua dapat memutus rantai penyebaran virus Covid-19.
Dari kegiatan tersebut diharapkan masyarakat menjadi lebih paham akan pentingnya perilaku hidup sehat di masa pandemi. Dengan melaksanakan program 6M tersebut diharapkan dapat mencegah dan memutus rantai penularan virus Covid-19.
Kegiataj ini dilakukan pada hari senin sampai jumat pada tanggal 9-13 agustus. Tujuan kegiatan ini adalah untuk sebagai ucapan terima kasih kami anak KKN untuk kantor desa yang telah menerima kami untuk KKN di desa Pasaran I.

Komentar
Posting Komentar